Gus Ipul Minta Dokter IGD Tangani Pasien Secara Cermat

Baca Juga :

Wakil Gubernur Saifullah Yusuf 
SURABAYA- Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf meminta kepada dokter Intalasi Gawat Darurat (IGD) agar dapat menangani pasien atau penderita secara cermat. 

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Symposium Emergency Dokter di Hotel JW Mariot, Surabaya, Sabtu (27/1/2017).

Ia mengatakan, ketelitian dokter IGD di dalam menangani pasien sangat dibutuhkan pada pertolongan pertama dalam menerima pasien di sebuah rumah sakit. Peran dokter menangani pasien harus ditangani secara cermat, akurat dan tepat sasaran.

Kondisi tersebut dimaksudkan agar dapat menghindarkan pasien dari bahaya kecacatan dan juga kematian yang diakibatkan kurang cermat dan tanggapnya dokter maupun tenaga medis dalam menangani pasien.

“Penanganan di tingkat IGD sangat penting sekali. Penanganan dari dokter dapat menentukan nasib atau nyawa dari seseorang. Biasanya, yang masuk ke IGD adalah orang orang yang mendekati kecacatan atau kematian sehingga harus cepat ditolong dan tertangani dengan baik,” ujarnya.

Melalui Simposium ini Gus Ipul sapaan akrabnya ingin, keterampilan dan keahlian dari para dokter menjadi meningkat. Terutama, dalam mengatasi dan menangani pasien-pasien kegawatdaruratan.

Terkait kegawatdaruratan, orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut meminta kepada dokter untuk lebih cermat menangani pasien agar tertangani lebih baik.

Sebagai contoh, berdasarkan data yang dimiliki Pemprov Jatim, di RSUD dr Soetomo Surabaya pada periode Januari sampai Juni 2016 terdapat 17.600 pasien, yang  mana 2.100 pasien di antaranya harus ditangani di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Dari yang masuk IGD, pasien kategorinya beragam dan 60 persen di antaranya bisa diselamatkan, karena itulah diperlukan dokter terampil karena masalahnya belum semua dokter memahami kedaruratan sehingga simposium ini sangat berarti," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung sebaran dokter yang lebih banyak berada perkotaan dibandingkan pedesaan. Gus Ipul mengibaratkan kondisi tersebut seperti sebuah pepatah ada gula ada semut. Artinya, daerah perkotaan masih menjadi tempat berkumpulnya dokter dokter ahli dikarenakan segala unsur yang mendukung kebutuhan medis dan segala sumber ada di kota.

Melihat kondisi seperti itu, ia menjelaskan bahwa Pemprov Jatim akan memfasilitasi kebutuhan dokter diantaranya melalui regulasi peraturan, menambah insentif hingga mempersiapkan akses dokter untuk dapat menuju ke lokasi terpencil dan pelosok daerah di Jatim.

Upaya lain yang akan dilakukan adalah dengan mewajibkan dan mengirimkan calon dokter untuk mengabdi di daerah daerah terpencil selama 1-2 tahun dan akan dipermudah aksesnya oleh pemerintah.

“Saya membayangkan, jika nanti akses jalan tol di Jatim tuntas dan menghubungkan antara satu daerah dengan daerah lainnya akan memberikan motivasi kepada dokter untuk datang ke daerah-daerah terpencil sehingga masyarakat tertangani kesehatannya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Simposium dr. Prihatma dalam laporannya mengatakan, symposium ini bertujuan sebagai wujud pengabdian dokter-dokter kepada bangsa dan negara Indonesia pada bidang kesehatan.

Ia mengatakan, tema kali ini difokuskan pada aspek pertolongan dalam kondisi kegawat daruratan. Dalam symposium ini akan dijabarkan banyak informasi bahwa kasus kegawat daruratan dapat terjadi di mana saja, menimpa siapa saja dan kapan saja. 

“Kasus kegawatdaruratan dapat menyebabkan resiko yang besar jika penanganannya tidak optimal dapat menyebabkan kecacatan dan kematian.  Maka melalui symposium ini, kami ingin memberikan informasi dan pengetahuan kepada dokter dokter beserta cara penanganan kepada pasien secara tepat dan cepat,” pungkasnya. VIN

COMMENTS

Name

bangkalan,3,Banyuwangi,174,Blitar,12,bojonegoro,7,Bondowoso,7,Catatan Redaksi,8,Dimas Kanjeng,11,Economy,124,edinarcoin,10,familysiana,2,Fresh Graduate,23,gaya hidup,73,Goverment News,268,Gus Ipul,1,Haji 2017,33,headline,196,HSN 2016,6,Idul Adha,1,info gadget,1,Jember,26,Jombang,155,kajatizen,10,Kampus,76,kesehatan,12,khofifah,3,Klinik Kabarjatim,19,Makro mikro,10,Malang,6,metropolitan,33,NU,54,Olahraga,16,Otomotif,27,Pamekasan,3,Parlementaria,14,Partai Demokrat,4,Pasuruan,6,PDI Perjuangan,5,Pemprov Jatim,6,pendidikan,141,peristiwa,623,Pesantren,9,Pilbup Bondowoso,3,Pilgub Jatim,93,PLN Jatim,1,PMII,3,PNS,1,Polhukam,83,Politik&pemerintahan,114,polres jombang,73,Property,3,PSHM Jombang,2,Review Film,42,Sampang,51,Science,1,sektor riil,24,Seputar Jatim,208,Seputar Nusantara,63,Seputar Pilkada,25,Sidoarjo,2,slider,2,Softnews,52,Sumenep,4,surabaya,27,techno,47,TNI,41,Tokoh,5,Travel Food,57,
ltr
item
KabarJatim: Gus Ipul Minta Dokter IGD Tangani Pasien Secara Cermat
Gus Ipul Minta Dokter IGD Tangani Pasien Secara Cermat
https://lh3.googleusercontent.com/-4jYieiwvalk/WIyHefL3HkI/AAAAAAAAAmY/1nlj9EbHds0/%25255BUNSET%25255D.png
https://lh3.googleusercontent.com/-4jYieiwvalk/WIyHefL3HkI/AAAAAAAAAmY/1nlj9EbHds0/s72-c/%25255BUNSET%25255D.png
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2017/01/gus-ipul-minta-dokter-igd-tangani.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2017/01/gus-ipul-minta-dokter-igd-tangani.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy