Kelamin Hasil Bayi Tabung Tak Sesuai dengan Yang Dijanjikan, Pasutri Gugat IDI dan Dokter

Baca Juga :

Caption : Eduard Rudy Menunjukkan Bukti Kwitansi (Kabarjatim) 

SURABAYA-Gara-gara menjanjikan bayi tabung lahir laki-laki, Dokter AG, pemilik sebuah klinik kandungan di Ssurabaya dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Surabaya digugat Rp35 Miliar. Pasalnya, bayi tersebut lahir dengan jenis kelamin perempuan. Artinya, tidak sesuai dengan yang dijanjikan oleh klinik yang berlokasi di Jalan Irian Barat, Surabaya. 

Penggugat tersebut adalah pasangan  Tomy Han-Evelyn Saputra warga Mulyorejo, Surabaya.  Gugatan tersebut terkait janji bayi tabung berjenis kelamin lelaki, kenyataannya perempuan.

Gugatan dilayangkan oleh pasutri ini ke Pengadilan Negeri Surabaya dengan nomor perkara 325/Pdt.G/2017/PN.Sby. Kemudian,  IDI Surabaya yang dianggap memutus aduan kode etik atas Dokter AG secara kilat.  Penggugat menduga putusan IDI di luar prosedur karena diputus sehari setelah aduan. 

"Tadi pagi digelar mediasi dengan pihak tergugat di pengadilan," kata Eduard Rudy, kuasa hukum pasutri penggugat, kepada wartawan di Surabaya, Selasa (18/7/2017). 

Kasus ini bermula pasutri ini menginginkan anak laki-laki. Setelah melakukan konsultasi kemana-mana, makan bertemu dengan  Klinik Utama Ferina milik dokter AG. "Klien saya pasangan normal, sudah punya satu anak perempuan, sekarang usia dua tahun. Tapi ingin anak laki-laki," ujar Eduard.

Singkatnya, pasutri ini mengikuti program bayi tabung di klinik itu. Selain konsultasi secara langsung, pasangan ini juga berkonsultasi melalui WhatssApp Dalam satu obrolan WA, Dokter AG memberitahukan kepada penggugat empati hasil embrio. "Dalam konsultasi awal Mei 2015, Satu (embrio) laki, satu perempuan, satu tidak bagus, satu lagi rusak. Kemudian klien saya memilih embrio laki-laki dan ternyata ada biayanya sebesar Rp13 Juta. Saya punya bukti untuk ini, mulai pembayaran sebesar itu dan pernyataan yang ditanam adalah embrio laki-laki," kata Eduard sembari menunjukkan bukti percakapan dan kwitansi pembayaran ke klinik tersebut. 

Dalam perjalanannya, proses bayi tabung di rahim Evelyn tidak berjalan mulus. Saat usia kandungan enam bulan, Evelyn mengalami pendarahan dan mengalami tiga kali kritis. Pada usia kandungan itu diketahui ternayata jenis kelaminnya adalah perempuan dan tidak sesuai dengan janji Dokter AG. Dan yang membuat kesal pasutri ini adalah selama masa kritis, Dokter AG terkesan menghindar. Dia, kata Eduard, juga tidak merespons ketika diminta rekomendasi dokter anak dimana bisa didatangi. "Akhirnya bayi tabung klien kami dilahirkan paksa secara prematur. Saat lahir, maaf-maaf, kondisinya memprihatinkan," ucapnya.

Sebetulnya, lanjut Eduard, kliennya menerima meski bayi tabung hasil program di klinik itu perempuan. Tetapi yang disesalkan pasutri ini, ialah Dokter AG tidak mengakui kesalahannya. Bahkan terkesan arogan dan mengintimidasi pasutri ini menggunakan jasa orang suruhan. "Klien kami pernah didatangi dua orang suruhan Dokter AG dan dipaksa meneken surat pernyataan tidak akan menuntut dan disodori uang damai Rp100 Juta," ujarnya. 

Kata Eduard, surat pernyataan ini dijadikan sebagai senjata sehingga Dokter AG bisa bebas dari sanksi kode etik IDI Surabaya. Padahal, surat pernyataan itu dicabut oleh pasutri ini dan uang damai dikembalikan melalui bank Danamon.  "Lucunya, IDI memutus Dokter AG tidak bersalah hanya satu hari setelah aduan klien kami," katanya.

Eduard menuturkan, gugatan terpaksa dilayangkan ke PN Surabaya karena tidak ada iktikad baik dari Dokter AG. IDI Surabaya ikut digugat karena diduga menyidangkan kode etik AG secara nonprosedural. 

Dalam gugatan itu, menuntut agar Dokter AG meminta maaf dan mengakui kesalahannya meskipun tidak secara terbuka. Dan dalam gugatan itu mengganti kerugian imateri sebesar Rp35 Miliar. Jumlah ini merupakan akumulasi dari perawatan bayi tabung tersebut hingga usia anak-anak. VIN

COMMENTS

Name

bangkalan,3,Banyuwangi,174,Blitar,12,bojonegoro,7,Bondowoso,7,Catatan Redaksi,8,Dimas Kanjeng,11,Economy,124,edinarcoin,10,familysiana,2,Fresh Graduate,23,gaya hidup,73,Goverment News,268,Gus Ipul,1,Haji 2017,33,headline,197,HSN 2016,6,Idul Adha,1,info gadget,1,Jember,26,Jombang,156,kajatizen,10,Kampus,76,kesehatan,12,khofifah,3,Klinik Kabarjatim,19,Makro mikro,10,Malang,6,metropolitan,33,NU,54,Olahraga,16,Otomotif,27,Pamekasan,3,Parlementaria,14,Partai Demokrat,4,Pasuruan,6,PDI Perjuangan,5,Pemprov Jatim,6,pendidikan,141,peristiwa,623,Pesantren,9,Pilbup Bondowoso,3,Pilgub Jatim,93,PLN Jatim,1,PMII,3,PNS,1,Polhukam,83,Politik&pemerintahan,114,polres jombang,74,Property,3,PSHM Jombang,2,Review Film,42,Sampang,51,Science,1,sektor riil,24,Seputar Jatim,208,Seputar Nusantara,63,Seputar Pilkada,25,Sidoarjo,2,slider,2,Softnews,52,Sumenep,4,surabaya,27,techno,47,TNI,41,Tokoh,5,Travel Food,57,
ltr
item
KabarJatim: Kelamin Hasil Bayi Tabung Tak Sesuai dengan Yang Dijanjikan, Pasutri Gugat IDI dan Dokter
Kelamin Hasil Bayi Tabung Tak Sesuai dengan Yang Dijanjikan, Pasutri Gugat IDI dan Dokter
https://1.bp.blogspot.com/-e6SS6PRJD8Y/WW4NcOYA39I/AAAAAAAAB6o/wwAA8n08WmYJJpGJFw--bzg6IRMJKzoPACLcBGAs/s1600/IMG_0783.JPG
https://1.bp.blogspot.com/-e6SS6PRJD8Y/WW4NcOYA39I/AAAAAAAAB6o/wwAA8n08WmYJJpGJFw--bzg6IRMJKzoPACLcBGAs/s72-c/IMG_0783.JPG
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2017/07/kelamin-hasil-bayi-tabung-tak-sesuai.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2017/07/kelamin-hasil-bayi-tabung-tak-sesuai.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy