Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia Harus Dikaji Ulang

Baca Juga :

SURABAYA - Rencana pemerintah mendirikan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) lewat Perpres No 57/2016 perlu ditinjau ulang, lantaran salah satunya bakal mengancam eksistensi Universitas Islam Negeri (UIN).

“Rencana mendirikan UIII itu akan mengancam keberadaan UIN-UIN yang sekarang sedang diberdayakan menjadi perguruan tinggi yang lebih berkulitas dan berdaya saing di segala Program studinya,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Malik Haramain kepada Kabarjatim.com, Kamis (13/7/2017).

Opsi terbaik, kata politisi PKB tersebut, lebih strategis Pemerintah melalui Kemenag RI memperkuat dan memberdayakan kampus kampus UIN agar bisa menjadi berstandar Internasional. Dalam kaitan ini Pemerintah bisa menentukan kampus-kampus UIN itu untuk dipromosikan menjadi Universitas Berstandar Internasional. “Tidak perlu membuat perguruan tinggi lagi,” tegasnya.

Alasan lain Malik menolak rencana ini lantaran usulan anggaran Rp80 miliar untuk mendirikan UIII kontradiksi dengan kebutuhan atau program mendesak Kemenag, seperti pemberdayaan pondok-pondok pesantren dan madrasah-madrasah. “Menyelesaikan (utang) Tunjangan Guru PNS/non PNS baik sertifikasi maupun inpassing yang sampai sekarang belum jelas anggarannya,” sesalnya.

Dikutip dari laman Kemenag, pemerintah melalui Kementerian Agama terus mematangkan rencana pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia.  Sebagai bagian dari pematanagan persiapan itu, Kemenag menggelar Rapat Koordinasi Nasional Panitia Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya mengatakan, Indonesia harus memiliki Universitas Islam yang bertarafkan Internasional dengan ciri khas Indonesia, dan UIII merupakan proyeksi jangka panjang yang dianggap tepat.

UIII diharapkan dapat membangun serta mengembangkan pusat kajian keilmuan Islam serta pusat kajian budaya islam di Indonesia. Keberadaan UIII strategis, sebagai khazanah atau etalase Islam di Indonesia. Melalui UIII, mahasiswa luar negeri diharapkan dapat mengenal dan memperlajari Islam Indonesia yang relevan dan memiliki urgensi tinggi.

"UIII akan mengenalkan Islam yang rahamatan lill alamin, yang selama ini dianggap kurang tersampaikan ke dunia internasional. Dunia hanya mengenal Islam yang berkembang di Timur Tengah, bukan Islam Indonesia. Karenanya, UIII sebagai lembaga pendidikan, strategis dalam mengenalkan Islam yag rahamatan lill alamin," ungkap Menag, Selasa 13 Desember.

Menag mengaku bahwa gagasan mendirikan UIII ini sempat mendapatkan resistensi dari kalangan akademisi, bahkan sempat bergejolak di internal PTKN. Banyak yang khawatir, UIII akan berdampak pada penggunaan anggaran PTKN yang sudah ada, khawatir akan kehabisan guru-guru besar, dan khawatir akan berkuranganya mahasiswa PTKN.

Resistensi tersebut berangsur hilang, lanjut Menag, setelah ada penjelasan bahwa anggaran yang digunakan UIII tidak mengganggu alokasi PTKN. Para guru besar juga akan didatangkan dari luar negeri.

"UIII juga hanya untuk pasca sarjana setingkat S2 dan S3. 75% mahasiswa dari luar negeri," jelas Menag sembari menambahkan bahwa UIII akan membuka Fakultas Sosial, Fakuktas Humaniora, dan Fakultas Studi Islam.

Sekjen Kemenag Nur Syam menyampaikan bahwa ada 3 tantangan yang harus dihadapi dalam proses pendirian UIII. Pertama, tantangan Akademis. Menurut Nur Syam, UIII didesain menjadi universitas berskala internasional dan bercirikhas Indonesia. "UIII harus dapat membangun tradisi akademis yang berbeda dari PT umum lainnya," ucap Nur Syam.

Tantangan kedua terkait kelembagaan. Menurut Nur Syam diperlukan regulasi untuk dapat membangung dan mengembangkan UIII. Diterbitkannya regulasi Perguruan TInggi Negerai Berbadan Hukum (PTNBH) akan menjadi sejarah baru dalam pengembangan UIII.
Tantangan ketiga adalah Sarana, Prasarana, dan Anggaranya. Nur Syam mengatakan bahwa sedikitnya dibutuhkan anggaran sebesar 3,5T untuk pengembangan UIII, termasuk membangun komplek perkuliahan yang kondusif.

"Ini merupakan gagasan atau ide besar, dalam minggu-minggu ini urusan tanah insya Allah akan selesai. Masih ada proses penyerahan tanah dari LPRRI ke Menteri Keuangan dan Menteri Keuangan akan serah terima dokumen kepada Kemenag lalu akan dilanjutkan ke Kementerian Pertanahan," cetusnya.

Dilansir dari Setkab.go.id, anggaran Rp22 miliar akan disiapkan oleh Kementerian Agama yang terdiri atas Rp6 miliar dana penghematan anggaran dinas, rapat, dan honor, serta Rp16 miliar yang akan diajukan dalam APBNP 2016.

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia, pemerintah akan membangun kampus universitas itu di Cimanggis, Depok, Jawa Barat dengan luas lahan sekitar 142 hektare. Diharapkan kampus ini sudah beroperasi dan berjalan dengan baik pada 2018.

"Tanah aset negara yang dimiliki oleh Radio Republik Indonesia (RRI) tersebut, dinilai ideal dan strategis karena relatif dekat dengan Jakarta dan adanya akses jalan tol menuju lokasi," kata Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK), saat memimpin rapat yang membahas tentang pendirian universitas ini.

Dalam rapat tersebut, JK mengarahkan untuk dibentuk dua tim atau satuan tugas, yakni tim yang bekerja membangun infrastruktur sarana fisik dan tim yang bertugas menyiapkan aspek non fisik seperti konsep visi, misi dan kurikulum pendidikan.

Kedua tim diharapkan dapat bekerja bersamaan dan paralel, sehingga diharapkan pada tahun 2018, kampus Universitas Islam Internasional Indonesia tersebut sudah beroperasi dan berjalan dengan baik.

Terkait dengan dana mengharapkan agar dapat dibuka penerimaan dana bantuan atau hibah dari luar negeri. Menurutnya, banyak negara yang menghargai inisiatif Indonesia mendirikan pusat kajian tentang Islam. “Hampir semua negara sangat appreciate. Justru yang semangat itu negara-negara Barat, Amerika dan Eropa, karena Indonesia negara dengan penduduk muslim terbesar," kata dia.

Dengan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia, menurut JK, Indonesia ke depan diharapkan dapat menjadi contoh negara dengan pluralisme dan toleransi yang baik, dimana orang-orang dari seluruh penjuru dunia akan belajar tentang Islam yang moderat. "Kampus ini disiapkan untuk pemikir dan intelektual Islam yang mendunia, makanya hanya untuk S2 dan S3, post graduate saja," pungkasnya.

COMMENTS

Name

bangkalan,2,Banyuwangi,171,Blitar,9,Bondowoso,3,Catatan Redaksi,8,Dimas Kanjeng,11,Economy,96,edinarcoin,10,familysiana,2,Fresh Graduate,22,gaya hidup,63,Goverment News,216,Haji 2017,32,headline,169,HSN 2016,6,Idul Adha,1,info gadget,1,Jember,18,Jombang,149,kajatizen,8,Kampus,62,kesehatan,4,khofifah,1,Klinik Kabarjatim,15,Makro mikro,10,Malang,1,metropolitan,32,NU,43,Olahraga,6,Otomotif,25,Pamekasan,3,Parlementaria,13,Partai Demokrat,4,PDI Perjuangan,3,Pemprov Jatim,4,pendidikan,122,peristiwa,489,Pesantren,8,Pilbup Bondowoso,3,Pilgub Jatim,71,PLN Jatim,1,PMII,3,PNS,1,Polhukam,75,Politik&pemerintahan,111,polres jombang,71,Property,2,PSHM Jombang,2,Review Film,40,Sampang,41,Science,1,sektor riil,21,Seputar Jatim,204,Seputar Nusantara,48,Seputar Pilkada,24,Sidoarjo,1,slider,2,Softnews,47,Sumenep,3,surabaya,23,techno,35,TNI,30,Tokoh,4,Travel Food,50,
ltr
item
KabarJatim: Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia Harus Dikaji Ulang
Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia Harus Dikaji Ulang
https://3.bp.blogspot.com/-7pxi8mm2OUU/WWdtLVkfq3I/AAAAAAAAEAU/zIw27yA5BfEj8gz9q0UJy8Cff7fshSIGQCLcBGAs/s320/Malik%2BHaramain%2Bkabar.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-7pxi8mm2OUU/WWdtLVkfq3I/AAAAAAAAEAU/zIw27yA5BfEj8gz9q0UJy8Cff7fshSIGQCLcBGAs/s72-c/Malik%2BHaramain%2Bkabar.jpg
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2017/07/pendirian-universitas-islam.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2017/07/pendirian-universitas-islam.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy