Anak Diincar, Nafa Urbach Fight Lawan Jaringan Pedofilia

Baca Juga :

JAKARTA – Nafa Urbach didampingi pengacaranya, Sandy Arifin, menyampaikan aduan terkait kasus dugaan pedofil terhadap Michaela Lee Jowono, ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Nafa kala itu diterima langsung oleh Sekretaris KemenPPPA, Pribudiarta Nur. Sebelumnya, Nafa Urbach telah menemui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya untuk menyelidiki akun media sosial yang berkomentar “Loli” pada berita anaknya di situs online.

Pengaduan Nafa Urbach ke Kemen PPPA ini akibat keresahannya sebagai Ibu yang mencurigai anaknya menjadi target pedofil. Diawali pesan dari temannya melalui instant mesangger tentang sebuah tautan pemberitaan bakat anaknya di situs online, Nafa merasa janggal menemukan banyak kata “Loli” pada kolom komentar pemberitaan tersebut.

Nafa kemudian mencari tahu arti kata “Loli” pada mesin pencari web. Kaget mendapati fakta bahwa “Loli” merupakan istilah yang digunakan para pedofil untuk menyebut target korbannya, serta adanya berita terkait penangkapan kelompok jejaring pedofil “Loly’s Candy” Maret lalu. Ia kemudian mencurahkan apa yang dialami ke akun media sosialnya dan menerima sejumlah direct message (DM) dari masyarakat khususnya ibu-ibu yang juga mengalami dan memiliki keresahan yang sama.

“Setelah saya blow-up kasus ini ke media sosial, banyak sekali laporan masyarakat yang saya terima melalui direct message terutama ibu-ibu, mengenai kasus kejahatan pada anak yang juga mereka alami. Kasus-kasus tersebut membuat hati saya hancur luar biasa. Saya orang tua, saya juga punya empati terhadap jiwa anak-anak. Itu menjadi beban tersendiri buat saya dan ingin fight for it, karena saya mewakili banyak suara dari masyarakat di luar sana yang bingung harus berbuat apa,” ucap Nafa Urbach dalam pengaduannya ke Kemen PPPA.

Sebagai bentuk komitmen Kemen PPPA dalam menangani isu perempuan dan anak khususnya dalam memutus mata rantai kasus pedofilia di Indonesia, sudah menjadi tugas pemerintah untuk mendampingi masyarakat yang membutuhkan pelayanan dan perlindungan. Terlebih karena kasus pedofilia ini termasuk fenomena gunung es yang korbannya banyak yang tidak melapor. 

“KemenPPPA mengapresiasi kinerja kepolisian yang sangat tanggap dalam menangani kasus ini. Pada dasarnya kami juga telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini secepatnya. Ini menjadi perhatian kami karena masyarakat masih kurang paham dan belum berani untuk melaporkan kasus perempuan dan anak, baik yang mereka alami sendiri maupun di sekitarnya. Kesadaran masyarakat dibutuhkan agar lebih peka pada lingkungan terdekat anak. Mba Nafa mungkin bisa membantu kami untuk mengedukasi masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan demi lingkungan terbaik anak,” terang Pribudiarta.

Selain menyinggung kesadaran masyarakat, Pribudiarta juga menambahkan, bahwa “Ketahanan keluarga kembali lagi menjadi kunci utama dalam pencegahan agar kasus-kasus kekerasan serupa tidak terjadi lagi. Langkah yang diambil oleh Mba Nafa ini adalah salah satu bentuk ketahanan keluarga dalam melindungi anak.  Orangtua sebagai pengasuh utama bagi anak harus memberikan perhatian lebih agar anak-anak terproteksi dengan baik. Pendampingan dalam penggunaan media sosial juga menjadi penting, mengingat sangat banyak bahaya laten yang mengincar anak-anak di dunia maya.”

COMMENTS

Name

bangkalan,2,Banyuwangi,171,Blitar,11,bojonegoro,2,Bondowoso,3,Catatan Redaksi,8,Dimas Kanjeng,11,Economy,103,edinarcoin,10,familysiana,2,Fresh Graduate,22,gaya hidup,67,Goverment News,240,Haji 2017,33,headline,180,HSN 2016,6,Idul Adha,1,info gadget,1,Jember,21,Jombang,152,kajatizen,8,Kampus,70,kesehatan,6,khofifah,1,Klinik Kabarjatim,15,Makro mikro,10,Malang,2,metropolitan,32,NU,46,Olahraga,11,Otomotif,26,Pamekasan,3,Parlementaria,13,Partai Demokrat,4,Pasuruan,4,PDI Perjuangan,4,Pemprov Jatim,4,pendidikan,130,peristiwa,527,Pesantren,8,Pilbup Bondowoso,3,Pilgub Jatim,75,PLN Jatim,1,PMII,3,PNS,1,Polhukam,77,Politik&pemerintahan,111,polres jombang,73,Property,2,PSHM Jombang,2,Review Film,40,Sampang,47,Science,1,sektor riil,21,Seputar Jatim,205,Seputar Nusantara,51,Seputar Pilkada,24,Sidoarjo,1,slider,2,Softnews,48,Sumenep,3,surabaya,24,techno,41,TNI,36,Tokoh,5,Travel Food,50,
ltr
item
KabarJatim: Anak Diincar, Nafa Urbach Fight Lawan Jaringan Pedofilia
Anak Diincar, Nafa Urbach Fight Lawan Jaringan Pedofilia
https://2.bp.blogspot.com/--XCHBL7Lt0A/WZsibIXRm7I/AAAAAAAAExY/fUD-2BjR4owRqRzH563rlhf44R3AObuvwCLcBGAs/s320/Mona.jpg
https://2.bp.blogspot.com/--XCHBL7Lt0A/WZsibIXRm7I/AAAAAAAAExY/fUD-2BjR4owRqRzH563rlhf44R3AObuvwCLcBGAs/s72-c/Mona.jpg
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2017/08/anak-diincar-nafa-urbach-fight-lawan.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2017/08/anak-diincar-nafa-urbach-fight-lawan.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy