Kerajinan Karya Napi Porong dan Banyuwangi Diekspor ke Eropa & Jepang

Baca Juga :

SURABAYA - Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi  (Latkerpro), Harun Sulianto, mengatakan terdapat 9 Lembaga Pemasyarakatan dan 1 Rumah Tahanan Negara di Indonesia yang memiliki beberapa hasil industri beragam karya narapidana yang sudah diekspor.

Semisal ke beberapa negara Eropa, Amerika Serikat, Arab Saudi, Brazil, Inggris, Timur Tengah, Asia, dan Asia Tenggara.

“Seperti dilakukan oleh narapidana di Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong yang mengekspor mebeulair ke Eropa, Lapas Kelas IIB Banyuwangi mengekspor kerajinan kayu ke Jepang dan Korea Selatan. Narapidana di Lapas Kelas IIA Ambarawa hasil karyanya sarung berupa softball sudah diekspor ke Eropa, dan narapidana di Lapas Kelas IIA Pontianak hasil ekspornya berupa tikar kayu ke Malaysia,” ujarnya.

Kemudian narapidana di Rutan Kelas I Cipinang yang berhasil mengekspor hasil karya tas kulit ke Dubai dan Jepang. Dan narapidana Lapas Kelas IIB Toli-Toli yang mengekspor meja catur ke Amerika Serikat, Arab Saudi, dan Inggris.

Harun menambahkan terdapat juga tiga Lapas  yang narapidananya telah mengekspor hasil karya kerajinan rotan sintetis ke Perancis, Jerman, Belanda, Italia, dan Timur Tengah.

“Seperti  di Lapas Kelas I Cirebon, Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, dan Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung. “Untuk narapidana di Lapas Kelas I Cirebon selain mengekspor  hasil karya kerajinan rotan sintetis juga sudah mengekspor berupa bola kaki ke Brazil,” ujarnya.


Lebih lanjut, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan(Ditjen PAS) tidak hanya memberikan  pembinaan pelatihan kepada narpidana di Lapas yang mayoritas dihuni oleh laki-laki saja.

Pembinaan membuat hasil kerajinan yang hasil karyanya akan dieskpor ke luar negeri juga diberikan kepada narapidana perempuan. Seperti di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang. “Narapidana di sana sudah mengekspor tas, batik, payet ke Jerman,” tuturnya.

Harun menjelaskan bahwa karya dari narapidana yang diekspor ke luar negeri ini, karena adanya kerjasama yang baik dengan pihak ketiga yang bermitra dengan Ditjen PAS. Dan pihak ketiga juga yang melatih narapidana secara bertahap dan berkesinambungan. Jika hasil karyanya sudah layak jual. Maka narapidana itu mendapat premi dari pihak ketiga tersebut.

Bahkan pihak Ditjen PAS hingga sekarang ini berupaya supaya jumlah narapidana yang bekerja di sektor produktif  di Lapas terus meningkat. Harun mengatakan ada sekitaran 550 orang narapidana yang sudah ahli mengerjakan produk hasil kerajinan untuk diekspor keluar negeri di Lapas dan Rutan di Indonesia.

Selain itu, untuk mengenalkan hasil karya  kerajinan narapidana ke masyarakat dan pihak swasta. Pihak Lapas selalu mengikuti pameran dan sudah bekerjasama dengan beberapa pihak. Sehingga tersedia ruang pameran hasil karya  para narapidana.

“Semisal di galerry Sarinah Mall lantai 5 di Gedung Smedco Jakarta, dan di Terminal 3 keberangkatan domestik  Bandara Soekarno Hatta  yang difasilitasioleh PT Angkasa Pura,” ucap Direktur Latkerpro ini.

Sedangkan Plt Ditjen PAS Ma’mun mengatakan bahwa pembinaan narapidana yang memiliki kemampuan membuat kerajinan tangan ini, bertujuan sebagai bekal supaya mereka ketika sudah selesai menjalani masa hukuman. Narapidana dapat berintegrasi ke masyarakat menjadi manusia pembangunan yang aktif dan produktif.

“Dan dapat mengaktualisasi diri, kreatif, dan inovatif  akhirnya menimbulkan kebanggan diri karena mendapat  pengakuan sosial atas hasil karyanya yang sudah melalang buana di luar negeri,” tuturnya menjelaskan.

COMMENTS

Name

bangkalan,3,Banyuwangi,171,Blitar,11,bojonegoro,3,Bondowoso,3,Catatan Redaksi,8,Dimas Kanjeng,11,Economy,106,edinarcoin,10,familysiana,2,Fresh Graduate,22,gaya hidup,69,Goverment News,244,Haji 2017,33,headline,183,HSN 2016,6,Idul Adha,1,info gadget,1,Jember,21,Jombang,152,kajatizen,8,Kampus,70,kesehatan,6,khofifah,1,Klinik Kabarjatim,15,Makro mikro,10,Malang,3,metropolitan,32,NU,50,Olahraga,11,Otomotif,26,Pamekasan,3,Parlementaria,14,Partai Demokrat,4,Pasuruan,5,PDI Perjuangan,4,Pemprov Jatim,4,pendidikan,131,peristiwa,543,Pesantren,8,Pilbup Bondowoso,3,Pilgub Jatim,82,PLN Jatim,1,PMII,3,PNS,1,Polhukam,80,Politik&pemerintahan,112,polres jombang,73,Property,3,PSHM Jombang,2,Review Film,41,Sampang,48,Science,1,sektor riil,22,Seputar Jatim,205,Seputar Nusantara,52,Seputar Pilkada,25,Sidoarjo,1,slider,2,Softnews,48,Sumenep,3,surabaya,24,techno,41,TNI,39,Tokoh,5,Travel Food,51,
ltr
item
KabarJatim: Kerajinan Karya Napi Porong dan Banyuwangi Diekspor ke Eropa & Jepang
Kerajinan Karya Napi Porong dan Banyuwangi Diekspor ke Eropa & Jepang
https://2.bp.blogspot.com/-UoUY4D2Htqg/WZwbU8AN8rI/AAAAAAAAEyQ/s8H2Ch05yNkOIjtnytV2eH5TxLNryVEggCLcBGAs/s320/Napi%2Bmebel%2BBanyuwangi.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-UoUY4D2Htqg/WZwbU8AN8rI/AAAAAAAAEyQ/s8H2Ch05yNkOIjtnytV2eH5TxLNryVEggCLcBGAs/s72-c/Napi%2Bmebel%2BBanyuwangi.jpg
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2017/08/kerajinan-karya-napi-porong-dan.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2017/08/kerajinan-karya-napi-porong-dan.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy