Belajar dari Kasus Grider Jatuh di Tol Paspro, Pencegahan Engineering Moral Hazard Harus Dikedepankan

Baca Juga :

JEMBER - Kejadian runtuhnya grider jalan tol di ruas Pasuruan-Probolinggo beberapa waktu lalu patut menjadi pembelajaran bagi kita semua, khususnya yang bergerak di bidang Teknik Sipil dan infrastruktur.

Memang masih perlu penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kejadian yang menyebabkan kegagalan konstruksi tersebut. Namun pada prinsipnya, kegagalan konstruksi dapat dicegah jika sedari awal di dalam jiwa para praktisi Teknik Sipil sudah ditanamkan pencegahan engineering moral hazard.

Oleh karena itu kampus sebagai lembaga pendidikan yang menyelenggarakan Program Studi Teknik Sipil berperan besar mencetak lulusan Teknik Sipil yang tidak hanya cerdas berolah pikir, namun juga sehat hatinya.

Pendapat ini disampaikan oleh Prof. Dr. Agus Taufik Mulyono, saat menjadi pembicara utama dalam kegiatan Konferensi Nasional Teknik Sipil Pertama (Kontsi-I) yang diadakan oleh program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Jember di aula lantai 3 gedung rektorat dr. R. Achmad, Universitas Jember.

Menurut Prof. Agus Taufik Mulyono, pencegahan engineering moral hazard dapat dimulai semenjak mahasiswa kuliah dengan penerapan proses belajar mengajar yang benar, pembiasaan patuh terhadap Norma, Standar, Pedoman dan Manual (NSPM), serta penanaman etika.

“Bulan Oktober ini biasanya para kontraktor kalang kabut menyelesaikan proyeknya, mungkin ini juga bermula dari kebiasaan saat kuliah dulu dimana mahasiswa baru belajar jika akan ujian,” ujar dosen di Program Studi Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada ini.  

Ketua Presidium Masyarakat Transportasi Indonesia ini lantas mengingatkan jika proses belajar mengajar yang baik, penanaman etika dan nilai-nilai agama bakal berkontribusi dalam mencegah engineering moral hazard seperti mengurangi mutu material, pengurangan mutu kerja, bahkan suap, gratifikasi dan korupsi.

“Kampus berpengaruh terhadap terbentuknya budaya moral hazard dan budaya koruptif dalam pembangunan infrastruktur, kecuali proses pembelajarannya idealis dan visioner dengan mengedepankan keputusan rasa hati daripada sekedar pola pikiran,” imbuh guru besar yang hari itu lebih memilih materi yang terkait etika daripada keteknik sipilan ini.

Sementara itu dalam laporannya, M. Farid Makruf, ketua panitia kegiatan menjelaskan, jika Kontsi-I mengambil tema Tantangan Teknik Sipil Dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia.

Tema ini sengaja diambil karena melihat pembangunan infrastruktur di Indonesia berkembang dengan sangat cepat, oleh karena itu wajib diimbangi dengan kualitas agar bermanfaat bagi rakyat.

“Selain itu Kontsi-I diharapkan menjadi wahana diskusi sesama akademisi dan praktisi di bidang Teknik Sipil. Tercatat ada 110 peserta dengan 72 tulisan ilmiah dengan 65 pemakalah dari berbagai daerah di Indonesia. Rencananya ajang Kontsi akan diadakan rutin setiap dua tahunan,” jelas M. Farid Makruf.

Selain menghadirkan pemateri kunci Prof. Agus Taufik Mulyono, hadir pula Prof. Tavio , PhD dari Institut Sepuluh November Surabaya, dan Dr. Didik Jarwadi dari Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia.

Sebelumnya dalam pidato pembukaan, Moh. Hasan, rektor Universitas Jember berharap agar ajang Kontsi dapat berkembang hingga di tingkat internasional serta dikembangkan lebih lanjut dengan menelurkan jurnal ilmiah.

COMMENTS

Name

bangkalan,3,Banyuwangi,171,Blitar,11,bojonegoro,3,Bondowoso,3,Catatan Redaksi,8,Dimas Kanjeng,11,Economy,107,edinarcoin,10,familysiana,2,Fresh Graduate,22,gaya hidup,69,Goverment News,244,Haji 2017,33,headline,184,HSN 2016,6,Idul Adha,1,info gadget,1,Jember,21,Jombang,152,kajatizen,8,Kampus,71,kesehatan,7,khofifah,1,Klinik Kabarjatim,15,Makro mikro,10,Malang,3,metropolitan,32,NU,51,Olahraga,11,Otomotif,26,Pamekasan,3,Parlementaria,14,Partai Demokrat,4,Pasuruan,5,PDI Perjuangan,4,Pemprov Jatim,4,pendidikan,131,peristiwa,545,Pesantren,8,Pilbup Bondowoso,3,Pilgub Jatim,82,PLN Jatim,1,PMII,3,PNS,1,Polhukam,80,Politik&pemerintahan,112,polres jombang,73,Property,3,PSHM Jombang,2,Review Film,41,Sampang,48,Science,1,sektor riil,22,Seputar Jatim,205,Seputar Nusantara,52,Seputar Pilkada,25,Sidoarjo,1,slider,2,Softnews,48,Sumenep,3,surabaya,24,techno,41,TNI,39,Tokoh,5,Travel Food,51,
ltr
item
KabarJatim: Belajar dari Kasus Grider Jatuh di Tol Paspro, Pencegahan Engineering Moral Hazard Harus Dikedepankan
Belajar dari Kasus Grider Jatuh di Tol Paspro, Pencegahan Engineering Moral Hazard Harus Dikedepankan
https://2.bp.blogspot.com/-7s12uLCZBpk/WfnpzetVT-I/AAAAAAAAGIA/7hbRPiCgY88tuFQI_mBEL9u93j0chVfMACLcBGAs/s320/Engineering.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-7s12uLCZBpk/WfnpzetVT-I/AAAAAAAAGIA/7hbRPiCgY88tuFQI_mBEL9u93j0chVfMACLcBGAs/s72-c/Engineering.jpg
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2017/11/belajar-dari-kasus-grider-jatuh-di-tol.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2017/11/belajar-dari-kasus-grider-jatuh-di-tol.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy