Film Naura dan Genk Juara Dituding Menistakan Agama

Baca Juga :

SURABAYA – Jagat maya kembali diramaikan dengan isu bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Kali ini menimpa film berjudul Naura dan Genk Juara, lantaran beberapa adegan serta pemilihan karakternya dianggap mendiskriditkan agama tertentu.

Tudingan ini dilontarkan oleh salah satu netizen Nina Asterly melalui akun Facebook-nya.

“Jeng Jeng Jeng...baik sy mau mereview film semalam yang katanya film musikal anak2 jaman now....Tadinya sy pikir film ini memang film bagus seperti film Petualangan Sherina dulu...sy pikir cocok untuk tontonan anak2... tapi ternyata jauuh dari sebuah film yang epik dan tidak cocok untuk anak2....menurut sy ini film yang secara implisit curahan hati kemarahan si sang pembuat film atas kebenciannya pada kami muslim yang membela agama kami yang sudah dilecehkan oleh si penista agama....Dimana sih letak mendeskreditkan islamnya ?? Di siniii 👇👇👇 :

Para penjahat digambarkan orang yang berjenggot, brewokan selalu mengucapkan istighfar dan mengucapkan kalimat2 Alloh lainnya...lebih ekstrim lagi saat si penjahat yang di serang anak2 lalu si penjahat lantang mengucapkan kalimat Takbir berkali-kali dan kalimat2 Alloh lainnya....Anak sy yang baru berumur 8 tahun saja dari mulai kemunculan si penjahat itu sampai film selesai terus2an bilang ke saya : Ma, itu orang itu islam tapi kok jahat tapi kok pencuri, gimana sih ??


Sy bilang ke anak sy : tidak ka itu salah, islam tidak begitu.... Sy dari awal kemunculan para penjahat di film itu langsung agak gak genah kenapa penjahatnya digambarkan seperti itu...Jawaban apa yang akan diberikan pada anak2 yang punya pertanyaan seperti anak sy apalagi orang tuanya seorang kecebong terutama kecebong sipit ?? Sangat besar kemungkinan mereka kecebong apalagi kecebong sipit akan mengamini bahwa begitulah orang2 islam, seperti penjahat di film itu...


Setelah sy telusuri ternyata si pembuat film adalah seorang kecebong dan pendukung akut si penista agama....dia ungkapkan kekecewaan dia atas penahanan si penista agama di akun sosmednya....

Pantas saja dia buat film dengan peran antagonis yang memojokkan islam...untuk apa dia buat begitu kalau bukan menunjukkan kebencian dia pada kita muslim pembela ulama dan Al Qur’an ???


Jadi menurut sy yang mau menonton film ini lebih baik jangan ditonton...biarkan film ini tenggelam dengan pendapatan minim....cinta islam stop menonton film2 yang mendeskreditkan islam !!!”


Tak cuma Nina Asterly yang menyatakan pendapatnya secara terang-terangan di akun sosmed pribadinya, Windi Ningsih, juga menyoroti film ini melalui tulisan di Kompasiana dengan tajuk “Film Naura dan Genk Juara, Sentimen Agama sampai Penjahat Psikopat!” Tak ayal, perhatian netizen pun terarah ke isu ini dan menjadikannya viral di media sosial.

Sehubungan dengan hal ini, Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Ahmad Yani mencoba mengklarifikasi. Dia menjelaskan bahwa film ini merupakan film musikal seperti Petualangan Sherina. Berkisah tentang rombongan anak-anak sekolah  yang cerdas dan kreatif yang berkegiatan di sebuah hutan konservasi.

Di tengah kegiatan itu ada tiga orang penjahat yang melakukan pencurian hewan dari kandang konservasi yang ternyata didalangi si petugas penjaga konservasi itu sendiri. Tiga orang penjahatnya bercambang dan bertampilan agak kasar, sebagaimana layaknya tampilan penjahat pada umumnya. Satu di antaranya memakai celana pendek bukan celana cingkrang.

“Oleh karena itu jauhlah dari gambaran saudara-saudara kita yang sering dipandang sebagai radikal/ teroris, karena jenggot dan model celananya,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Kabarjarim.com. 

Sebagai film setting Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, ujar dia, bisa-bisa saja penjahatnya beragama Islam. Sama wajarnya jika dalam negara yang mayoritas penduduknya non muslim penjahat non muslim. “Seperti dalam film Home Alone misalnya,” ulasnya.

“Ketika si penjahat di tengah malam di hutan lagi ketakutan karena mengira ada hantu, salah satunya berdoa. Karena dia muslim dia bacanya doa Islam. Tapi yang dibaca salah 'comot', yaitu doa mau makan. Karena itu ditegur temannya, doanya salah, doa makan. Ketahuan penjahatnya muslim- ya karena dia baca doa itu, yang cenderung latah-latah juga. Tapi tidak ada penggambaran spesifik atau kesan penegasan bahwa muslim itu jahat.”

Dia melanjutkan, hal ini tidak ada bedanya dengan film tentang kasus korupsi lalu koruptornya di dalam bui berdoa atau salat. Hal itu sama sekali tak berarti merepresentasikan  Islam/umat Islam itu jahat. “Bagi LSF,  tidak terlihat adanya  bagian yang secara jelas mendiskreditkan Islam?,” tegasnya.
Lantaran itu, jika film ini dihubung-hubungkan dengan penista agama, rasanya terlalu jauh berspekulasi.

“Kita tahu kalau penjahatnya muslim pun ya hanya karena dia baca doa itu. Ketika akhirnya si penjahat terkepung, salah satunya memang membaca istighfar.  Tetapi sekali lagi, bagi LSF, itu tidak berarti menggambarkan pelecehan dan penistaan terhadap Islam. Untuk memahami film "Naura dan Genk Juara" ini kiranya memang perlu menonton langsung filmnya,” terangnya.

COMMENTS

Name

bangkalan,3,Banyuwangi,174,Blitar,12,bojonegoro,7,Bondowoso,7,Catatan Redaksi,8,Dimas Kanjeng,11,Economy,124,edinarcoin,10,familysiana,2,Fresh Graduate,23,gaya hidup,73,Goverment News,268,Gus Ipul,1,Haji 2017,33,headline,196,HSN 2016,6,Idul Adha,1,info gadget,1,Jember,26,Jombang,155,kajatizen,10,Kampus,76,kesehatan,12,khofifah,3,Klinik Kabarjatim,19,Makro mikro,10,Malang,6,metropolitan,33,NU,54,Olahraga,16,Otomotif,27,Pamekasan,3,Parlementaria,14,Partai Demokrat,4,Pasuruan,6,PDI Perjuangan,5,Pemprov Jatim,6,pendidikan,141,peristiwa,623,Pesantren,9,Pilbup Bondowoso,3,Pilgub Jatim,93,PLN Jatim,1,PMII,3,PNS,1,Polhukam,83,Politik&pemerintahan,114,polres jombang,73,Property,3,PSHM Jombang,2,Review Film,42,Sampang,51,Science,1,sektor riil,24,Seputar Jatim,208,Seputar Nusantara,63,Seputar Pilkada,25,Sidoarjo,2,slider,2,Softnews,52,Sumenep,4,surabaya,27,techno,47,TNI,41,Tokoh,5,Travel Food,57,
ltr
item
KabarJatim: Film Naura dan Genk Juara Dituding Menistakan Agama
Film Naura dan Genk Juara Dituding Menistakan Agama
https://3.bp.blogspot.com/-Pd9q6EB5fIc/WhW7F8Bhd7I/AAAAAAAAGYQ/TJHi68_CBp0tDrVmFpXfGAlBFO79HN53gCLcBGAs/s320/Naura.JPG
https://3.bp.blogspot.com/-Pd9q6EB5fIc/WhW7F8Bhd7I/AAAAAAAAGYQ/TJHi68_CBp0tDrVmFpXfGAlBFO79HN53gCLcBGAs/s72-c/Naura.JPG
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2017/11/film-naura-dan-genk-juara-dituding.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2017/11/film-naura-dan-genk-juara-dituding.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy