Pariwisata Sudah Menjadi Penghasil Devisa Terbesar Nomor 2

Baca Juga :

JAKARTA - Sektor pariwisata Indonesia berkembang pesat seiring dengan pembangunan infrastruktur dan gencarnya promosi hingga ke luar negeri. Hasilnya, sektor pariwisata mampu menjadi penyumbang devisi terbesar nomor dua, setelah minyak sawit.

“Dalam hal ini, data BPS 2017 menunjukkan bahwa sektor pariwisata masih menjadi penghasil devisa negara nomor 4 pada tahun 2015. Namun tahun 2017 ini, sektor pariwisata telah meloncat sebagai penghasil devisa nomor 2 di Indonesia, setelah minyak sawit dan diprediksi sektor ini akan menjadi penghasil devisa nomor 1 di Indonesia pada tahun 2019, dengan jumlah wisatawan mancanegara mencapai 20 juta orang,” ujar Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di sela acara Puncak Sail Sabang 2017, melalui siaran pers yang diterima Kabarjatim.com.
Oleh karenanya, lanjut Menko Luhut, pemerintah terus bergerak aktif mengembangkan dan memperkenalkan pariwisata Indonesia melalui program Wonderful Indonesia, dengan memperkuat event nasional yang ada, seperti Sail Sabang 2017.

Pada 2016, devisa sektor pariwisata sudah mencapai 13,5 juta dollar AS per tahun. Hanya kalah dari minyak sawit mentah ( CPO) yang sebesar 15,9 juta dollar AS per tahun. Padahal pada 2015 lalu, pariwisata masih ada di peringkat keempat sebagai sektor penyumbang devisa terbesar.

Saat itu pariwisata ada di bawah sektor migas sebesar 18,5 juta dollar AS, CPO 16,4 juta dollar AS, dan batubara 14,7 juta dollar AS. Namun akibat jatuhnya harga migas dan batu bara, konstelasi sektor penyumbang devisa berubah. CPO menjadi raja dan pariwisata menyodok ke atas sektor migas dan batubara.

Luhut memaparkan pihaknya akan berusaha terus mendorong pariwisata untuk bisa merealisasikan targetnya yakni 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2019, mendatang. "Kedepan kami akan berusaha mendorong dan harus menjadi nomer satu penghasil devisa dengan USD20 miliar," kata Luhut.

Terkait gelaran Sail Sabang 2017 yang dibuka Wapres JK, Luhut mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu terlaksananya acara ini, terutama Menteri Pariwisata yang menjadi ketua harian.

Sail Sabang 2017 dimeriahkan 13 KRI, 1 Kapal Research Baruna Jaya VII milik LIPI, 2 Tall Ship (KRI Bima Suci dan KRI Dewa Ruci), 1 Cruise Ship (Cruise Costa Victoria), dengan 2200 penumpang, serta 18 yachts dari 7 negara (direncanakan awalnya terdaftar lebih dari 100 yacht dari 18 negara, namun dalam 3 (tiga) hari terakhir ini cuaca kurang bersahabat, mengakibatkan hanya 18 yacht yang dapat tiba di Sabang sebelum acara puncak).

“Jumlah pengunjung terbesar dan Jumlah Event terbanyak. Selama Sail Sabang 2017 diperkirakan sebanyak 20.000 pengunjung serta terdapat 26 event pada rangkaian kegiatan Sail Sabang 2017,” ujarnya.

Tak sampai situ, Sail Sabang 2017 juga menghasilkan 3 Karya Nyata yang bermanfaat bagi Sabang pasca Sail Sabang 2017, yakni dicanangkan Diamond-Triangle Regatta Saphula (Sabang-Phuket-Langkawi) pada tahun 2018, International Free-Dive Competition 2018, dan Pengembangan Perikanan Budidaya Laut.

Luhut menjelaskan bahwa Sail Sabang yang sudah berlangsung ke-9 kali ini memiliki fokus utama yang berbeda dengan Sail sebelumnya, yakni destinasi wisata, hingga menjadi penghasil devisa nomor 1 di Indonesia.

“Sebagaimana penyelenggaraan 8 Sail sebelumnya, maka Sail ke-9 ini memiliki tujuan utama yang berbeda dari sail sebelumnya, yakni lebih fokus pada pengembangan destinasi wisata,” kata Menko Luhut di lokasi.

Luhut memaparkan, adapun sail sebelumnya (yakni Sail pertama Sail Bunaken di Manado tahun 2009, Sail Banda 2010, Sail Wakatobi Belitong 2011, Sail Morotai 2012, Sail Komodo 2013, Sail Raja Ampat 2014, Sail Teluk Tomini 2015, Sail Selat Karimata 2016), itu berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur daerah, sehingga pemilihan lokasi acara puncak sail, difokuskan ke daerah wisata yang sudah memiliki relatif infrastruktur cukup, dengan dukungan kegiatan atraksi dan promosi, kawasan ini diharapkan akan berkembang lebih cepat.

Ucapan senada disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK). Dia optimis Pariwisata akan menjadi penggerak ekonomi bangsa di masa yang akan datang.

"Dahulu Sabang aktif dengan perdagangannya, namun kini dan di masa yang akan datang, tourism di Indonesia akan menjadi penggerak ekonomi bangsa, dan Sabang merupakan salah satu kota yang siap menerima pariwisata," ujar JK saat membuka acara puncak Sail Sabang 2017 di Terminal CT-3, Sabang Aceh, Sabtu 2 Desember.

Ucapan JK terlontar setelah Wapres melihat kondisi pelabuhan yang ada di Sabang. Kata JK, walaupun dengan cuaca hujan yang deras, Pelabuhan Sabang tetap kokoh dan kapal-kapal tamu di acara Sail Sabang 2017 dalam kondisi aman serta acara juga tetap bisa berlangsung dengan baik.

"Ini membuktikan bahwa Sabang sudah punya infrastruktur pelabuhan yang baik. Kapal lihat saja, aman-aman saja. Tidak bergerak sama sekali. Paling hanya bergerak sedikit. Ini pelabuhan baik, dan kegiatan Sail Sabang ini juga baik untuk daerah ini," kata Menpar disambut tepuk tangan meriah.

JK sempat bercerita, saat pelabuhan Sabang ini dibuat, Sabang merupakan tempat singgah kapal-kapal besar sebelum berlayar ke laut lepas, dan aktifitas lebih kepada perdagangan dalam menggerakan ekonomi di Sabang.

"Namun ke depannya, tourism akan menjadi penggerak ekonomi di Sabang maupun di tanah air. Setelah perdagangan, tourism akan menjadi penggerak ekonomi yang sangat besar," kata JK yang hadir bersama Ibu Wapres.

JK memaparkan bahwa hal ini sudah terjadi di kondisi dunia. Banyak negara-negara yang sudah mengembangkan pariwisatanya untuk meningkatkan perekonomian bahkan banyak masyarakat dunia yang menjadikan pariwisata menjadi sebuah kebutuhan hidup.

"Turisme saat ini sudah menjadi kebutuhan negara-negara lain, kelas menenangah juga sangat membutuhkan pariwisata dan berwisata, berwisata itu sudah menjadi kebahagiaan," jelas Wapres.
Kata JK, Sabang juga punya potensi pariwisata yang andal. Selain Sabang memiliki banyak potensi maritim dan kekayaan alam yang melimpah dari karunia Tuhan, Sabang juga memiliki sumber daya manusia yang punya potensi dalam menyambut wisatawan.

"Sabang lebih terbuka menyambut wisatawan, juga lebih terbuka menyambut tamu,"kata pria asli Makassar itu. Namun Wapres menghimbau, kendati sudah memiliki potensi maritim dan alam yang bagus, Sabang harus juga mempersiapkan atraksi yang baik dan menarik, Kementerian Pariwisata dalam hal ini Menteri Pariwisata Arief Yahya harus membangun brand yang baik, membangun cerita yang baik, karena wisatawan mau datang itu karena cerita yang baik, penerimaan tamu juga harus sangat baik.

"Pariwisata di Indonesia itu adalah menjual rezeki dari Allah yakni alam yang indah dan baik, harus melayani tamu dengan baik, harus punya hospitality. Dan saya sangat bersyukur bahwa Sabang juga sudah siap untuk menerima pariwisata,"kata JK.

COMMENTS

Name

bangkalan,3,Banyuwangi,174,Blitar,12,bojonegoro,7,Bondowoso,7,Catatan Redaksi,8,Dimas Kanjeng,11,Economy,124,edinarcoin,10,familysiana,2,Fresh Graduate,23,gaya hidup,73,Goverment News,268,Gus Ipul,1,Haji 2017,33,headline,196,HSN 2016,6,Idul Adha,1,info gadget,1,Jember,26,Jombang,155,kajatizen,10,Kampus,76,kesehatan,12,khofifah,3,Klinik Kabarjatim,19,Makro mikro,10,Malang,6,metropolitan,33,NU,54,Olahraga,16,Otomotif,27,Pamekasan,3,Parlementaria,14,Partai Demokrat,4,Pasuruan,6,PDI Perjuangan,5,Pemprov Jatim,6,pendidikan,141,peristiwa,623,Pesantren,9,Pilbup Bondowoso,3,Pilgub Jatim,93,PLN Jatim,1,PMII,3,PNS,1,Polhukam,83,Politik&pemerintahan,114,polres jombang,73,Property,3,PSHM Jombang,2,Review Film,42,Sampang,51,Science,1,sektor riil,24,Seputar Jatim,208,Seputar Nusantara,63,Seputar Pilkada,25,Sidoarjo,2,slider,2,Softnews,52,Sumenep,4,surabaya,27,techno,47,TNI,41,Tokoh,5,Travel Food,57,
ltr
item
KabarJatim: Pariwisata Sudah Menjadi Penghasil Devisa Terbesar Nomor 2
Pariwisata Sudah Menjadi Penghasil Devisa Terbesar Nomor 2
https://3.bp.blogspot.com/-urNEfUoJWBQ/WiO-w9LHFqI/AAAAAAAAGn4/baqgopThhVMQ8TtcAaP6JqXfjL7K7956QCLcBGAs/s320/Sail%2BSabang%2Btarian.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-urNEfUoJWBQ/WiO-w9LHFqI/AAAAAAAAGn4/baqgopThhVMQ8TtcAaP6JqXfjL7K7956QCLcBGAs/s72-c/Sail%2BSabang%2Btarian.jpg
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2017/12/pariwisata-sudah-menjadi-penghasil.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2017/12/pariwisata-sudah-menjadi-penghasil.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy