Sertifikat Agunan Nasabah BTN Banyuwangi Berada di Pihak Ketiga, Kok Bisa?

Baca Juga :

BANYUWANGI – Sepuluh nasabah Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Bank Tabungan Negara (BTN) Banyuwangi dikagetkan dengan kabar bahwa agunan berupa sertifikat tanah dan bangunan Perumahan Garuda Regency di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, berada di pihak ketiga.

Mencuatnya kasus ini bermula saat salah seorang nasabah (debitur), Linda Bayuningrum mencoba untuk melunasi angsuran pembiayaan KPR yang ditanggungnya.

Saat itu, dirinya mencoba untuk memastikan sertifikat yang diagunkan pada BTN Banyuwangi. Dia mendadak kaget setelah staf legal bank tersebut menginformasikan bahwa sertifikat yang dimaksud berada di pihak ketiga.

Tak berhenti di situ, Linda sapaannya, melakukan penelusuran dengan mempertanyakannya kepada pihak notaris mitra BTN atau legal standing bank pembiayaan itu. Lagi-lagi jawaban tak mengenakkannya harus diterimanya, bahwa sertifikat itu juga tidak berada di pihak notaris melainkan jatuh pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Artha Pangu.

Lantas lima orang warga perumahan Garuda Regency didampingi penasehat hukum dari Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum (LKBH) Untag 1945 Banyuwangi melakukan dialog terkait keberadaan sertifikat nasabah yang dijadikan sebagai jaminan (agunan) Kredit Perumahan Rakyat (KPR) pada Bank Tabungan Negara (BTN) Banyuwangi.

Perwakilan dari kreditur BTN, Linda Bayuningrum mengatakan, beberapa sertifikat warga yang tercatat sebagai nasabah BTN justru berada di BPR Delta Artha Panggung Srono dan sebagian lainnya berada di perorangan. Bahkan, beberapa sertifikat juga berada di perorangan dan digadaikan, dan 2 sertifikat setelah dilakukan penelusuran sudah berbalik nama atas nama orang lain.

Bukankah, sertifikat yang menjadi agunan pada kreditur seharusnya berada dalam pengawasannya dan telah berbalik nama sesuai debitur, namun statusnya masih dijaminkan.

“Sertifikat saya masih atas nama developer dan ada juga nasabah lainnya masih atas nama orang lain,” kata Linda usai dialog, Rabu (6/12/2017).

Dari pihak penasehat hukum LKBH Untag, Ance TD Prasetyo mengatakan, dalam hal ini ada dugaan permainan dibawah tangan. Seharusnya antara pihak developer, BTN selaku lembaga pembiayaan, dan notaris sebagai legal standing (mitra) kreditur melaksanakan prosedur dan meaknisme yang berlaku.

Realisasinya, setelah Perjanjian Kredit ada Akta Jual Beli (AJB) dan selanjutnya dilakukan proses Akta Pengalihan Hak Tanggungan (APHT). Artinya dalam proses APHT itu sertifikat yang semula atas nama developer dipecah menjadi atas nama masing-masing debitur.

“Tapi saat dimintai pernyataan atau keterangan secara tertulis sebagai jaminan bahwa BTN bertanggung jawab penuh setelah nasabah melakukan pelunasan pihak BTN keberatan tadi, alasannya SOP,” kata Ance.

“Beberapa sertifikat klien kami sudah masuk di BPR dan 2 sertifikat sudah masuk di perorangan dan itu sudah berbalik nama. Ada juga yang digadaikan pada perorangan, artinya di sini ada semacam permainan,” imbuhnya.

Sementara itu kuasa hukum BTN pusat, Pridjono justru memposisikan BTN sebagai korban dan cenderung menyalahkan mitranya (notaris) yang berinisial “S”. Dia mengatakan, dalam hal ini seharusnya sertifikat setelah diproses yang awalnya milik developer setelah dilakukan pemecahan diserahkan kembali pada pihak bank yang mempunyai kewenangan setelah adanya proses AJB.

“Ternyata notaris itu memberikan ke developer tanpa sepengetahuan BTN. Jadi BTN kedudukannya sebagai korban disamping masyarakat yang juga sebagai korban. Alhamdulilah dalam pertemuan ini dengan warga di perumahan saya sudah bilang, sudah kondusif dan akan diselesaikan secara kekeluargaan baik dengan kuasa hukumnya,” katanya.

Saat dimintai keterangan, debitur BTN lainnya, Sri Astuti mengatakan, pada saat melakukan proses sebelum resmi menjadi nasabah BTN, dirinya telah melakukan seluruh pembiayaan saat proses AJB dan balik nama.

“Seingat saya biaya AJB balik nama antara Rp10 juta sampai Rp12 juta. Saya kan punya dua kapling di perumahan Garuda Regency dan digadaikan Rp50 jutaan di perorangan. Tetapi nyatanya sampai hari ini masih di pihak lain,” kata Sri. (Hun)

COMMENTS

Name

bangkalan,3,Banyuwangi,174,Blitar,12,bojonegoro,7,Bondowoso,7,Catatan Redaksi,8,Dimas Kanjeng,11,Economy,124,edinarcoin,10,familysiana,2,Fresh Graduate,23,gaya hidup,73,Goverment News,268,Gus Ipul,1,Haji 2017,33,headline,196,HSN 2016,6,Idul Adha,1,info gadget,1,Jember,26,Jombang,155,kajatizen,10,Kampus,76,kesehatan,12,khofifah,3,Klinik Kabarjatim,19,Makro mikro,10,Malang,6,metropolitan,33,NU,54,Olahraga,16,Otomotif,27,Pamekasan,3,Parlementaria,14,Partai Demokrat,4,Pasuruan,6,PDI Perjuangan,5,Pemprov Jatim,6,pendidikan,141,peristiwa,623,Pesantren,9,Pilbup Bondowoso,3,Pilgub Jatim,93,PLN Jatim,1,PMII,3,PNS,1,Polhukam,83,Politik&pemerintahan,114,polres jombang,73,Property,3,PSHM Jombang,2,Review Film,42,Sampang,51,Science,1,sektor riil,24,Seputar Jatim,208,Seputar Nusantara,63,Seputar Pilkada,25,Sidoarjo,2,slider,2,Softnews,52,Sumenep,4,surabaya,27,techno,47,TNI,41,Tokoh,5,Travel Food,57,
ltr
item
KabarJatim: Sertifikat Agunan Nasabah BTN Banyuwangi Berada di Pihak Ketiga, Kok Bisa?
Sertifikat Agunan Nasabah BTN Banyuwangi Berada di Pihak Ketiga, Kok Bisa?
https://4.bp.blogspot.com/-9rxcAWRwis0/WikEubLDn8I/AAAAAAAAGwo/yc-g1KrvuXY_UJ4FGImnarzJkwZUPEc-gCLcBGAs/s320/Nasabah%2BBTN.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-9rxcAWRwis0/WikEubLDn8I/AAAAAAAAGwo/yc-g1KrvuXY_UJ4FGImnarzJkwZUPEc-gCLcBGAs/s72-c/Nasabah%2BBTN.jpg
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2017/12/sertifikat-agunan-nasabah-btn.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2017/12/sertifikat-agunan-nasabah-btn.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy