8 Fraksi di DPR Setuju Miras Dijual Bebas di Warung Hoax atau Fakta?

Baca Juga :

SURABAYA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Zulkifli Hasan melontarkan pernyataan mengejutkan saat berbicara dalam Tanwir Aisyiah di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 20 Januari 2018.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu mengungkap, saat ini sudah ada delapan fraksi di DPR yang menyetujui minuman keras dijual bebas di warung-warung. Dia menolak merinci partai mana saja, yang jelas partainya menolak.

"Sekarang ini sudah ada delapan partai politik di DPR yang menyetujui minuman keras dijual di warung-warung.”

Merasa informasi tersebut tak akurat, Ketua Pansus RUU Larangan Minuman Beralkohol DPR RI Arwani Thomafi pun angkat suara.

Melalui siaran pers, dia menjelaskan bahwa RUU Larangan Minuman Beralkohol saat ini masih dibahas di Pansus. “Rapat terakhir, adalah Rapat internal Rabu 17 Januari 2018, membahas Jadwal rapat dengan Pemerintah di masa sidang ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Pansus dibentuk sejak 2015 lalu.  Masa kerja Pansus RUU Larangan Minuman Beralkohol diperpanjang karena memang ada poin krusial yang belum menemukan titik temu di antara fraksi-fraksi di parlemen.

Point krusial tersebut salah satunya terkait dengan penamaan judul RUU apakah menggunakan nomenklatur "larangan" minuman beralkohol,  "pengendalian dan pemgawasan" minuman beralkohol serta tanpa embel-embel dua nomenklatur tersebut.

Di poin ini, dia merinci, fraksi-fraksi mengalami perbedaan pandangan.  Posisinya sebagai berikut; fraksi yang setuju menggunakan nomenklatur "larangan"  adalah  Fraksi PPP dan Fraksi PKS yang kemudian dalam perjalannyan  Fraksi PAN juga setuju. 

Adapun yang setuju menggunakan nomenklatur "pengendalian dan pengawasan"  yakni Fraksi PDIP,  Fraksi Gerindra,  Fraksi Hanura,  dan Fraksi NasDem. Sedangkan fraksi yang mengusulkan judul tanpa embel-embel "larangan"  dan "pengendalian dan pengawasan" yakni Fraksi Golkar dan Fraksi PKB.

Adapun soal isu minuman berakohol dijual bebas di warung-warung,  semua fraksi dan pemerintah secara bulat setuju untuk melakukan penertiban dengan melarang penjualan minuman beralkohol dijual di tempat-tempat bebas. 

“Jadi, tidak benar bila ada informasi yang menyebutkan soal komposisi fraksi-fraksi di DPR yang setuju minuman beralkohol dijual secara bebas.  Saya tegaskan seluruh fraksi dan pemerintah sepakat untuk menertibkan penjualan minuman beralkohol,” ucapnya.

“Perlu saya sampaikan kronologi munculnya RUU Larangan Minuman Beralkohol ini.  Fraksi PPP merupakan inisiator tunggal pengusulan RUU Larangan Minuman Beralkohol ini yang dilakukan sejak DPR periode 2009-2014.”

Namun karena waktunya tidak memungkinkan,  usulan tersebut kandas.  Usulan tersebut lantas diperjuangkan kembali di DPR periode 2014-2019 melalui Badan Legislatif (Baleg)  DPR. 
Dalam pengusulan tersebut,  Fraksi PKS turut serta menjadi inisator.  Praktis,  sejak itu,  secara formal pengusul RUU Larangan Minuman Beralkohol ada dua fraksi yakni PPP dan PKS. 

“Pada tahun 2015,  DPR dan pemerintah sepakat untuk membahas RUU Larangan Minuman Beralkohol dan terbentuklah Pansus RUU Larangan Minuman Beralkohol yang hingga saat ini terus bekerja,” pungkasnya.

COMMENTS

BLOGGER: 2
Loading...
Name

bangkalan,5,Banyuwangi,178,Blitar,14,bojonegoro,8,Bondowoso,16,bonek,2,Bulog,1,Catatan Redaksi,9,Dimas Kanjeng,11,Economy,130,edinarcoin,10,ekonomi,14,familysiana,2,Fresh Graduate,23,gaya hidup,85,Goverment News,313,gresik,1,gubernur,1,Gus Ipul,19,Haji 2017,35,hanura,1,headline,219,HSN 2016,6,Idul Adha,1,Imlek,1,info gadget,1,jakarta,2,Jember,50,Jombang,186,kajatizen,10,Kampus,91,kediri,4,kesehatan,21,khofifah,4,Klinik Kabarjatim,20,Kodam V Brawijaya,1,KPU Jatim,1,Makro mikro,10,Malang,12,metropolitan,35,Natal,3,new terios,1,NU,57,Olahraga,22,Otomotif,36,Pacitan,1,Pamekasan,3,Parlementaria,14,Partai Demokrat,4,Pasuruan,12,PDI Perjuangan,6,Pemprov Jatim,6,pendidikan,159,peristiwa,755,Pesantren,10,Piala presiden,1,Pilbup Bondowoso,6,Pilgub Jatim,159,PLN,1,PLN Jatim,3,PMII,3,PNS,1,polda jatim,3,Polhukam,95,Politik&pemerintahan,114,polres jombang,79,Polrestabes surabaya,4,Property,3,PSHM Jombang,2,Review Film,42,Sampang,65,Science,1,sektor riil,26,sembako,1,Seputar Jatim,208,Seputar Nusantara,69,Seputar Pilkada,43,Sidoarjo,2,Slank,2,slider,2,Softnews,57,Sumenep,4,surabaya,38,techno,53,Terorisme,1,TNI,69,Tokoh,6,Tol,3,Travel Food,63,trenggalek,2,Umrah,2,wagub,2,
ltr
item
KabarJatim: 8 Fraksi di DPR Setuju Miras Dijual Bebas di Warung Hoax atau Fakta?
8 Fraksi di DPR Setuju Miras Dijual Bebas di Warung Hoax atau Fakta?
https://2.bp.blogspot.com/-RwJtSduPyD4/WmTIxrrMD6I/AAAAAAAAHQY/GAZjCwv8_L4ERNUTPCs02Qlb1-Tk-YOUACLcBGAs/s320/DPR%2BMiras.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-RwJtSduPyD4/WmTIxrrMD6I/AAAAAAAAHQY/GAZjCwv8_L4ERNUTPCs02Qlb1-Tk-YOUACLcBGAs/s72-c/DPR%2BMiras.JPG
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2018/01/8-fraksi-di-dpr-setuju-miras-dijual.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2018/01/8-fraksi-di-dpr-setuju-miras-dijual.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy