Jangan Biarkan Anak Jadi Korban Kekerasan Akibat Kegagalan Keluarga

Baca Juga :

JAKARTA - Terjadinya kasus kekerasan anak oleh Ibu kandung hingga meninggal dunia di Wamena, Jayawijaya, Papua kembali mengiris hati.

C, gadis kecil berusia 9 tahun meninggal dunia ditangan R, ibu kandungnya sendiri dengan luka menganga di kepala dan luka bakar sangat parah disekujur tubuh.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise mengecam keras tindak kekerasan dalam rumah tangga hingga menewaskan anak perempuan tersebut.

"Saya sangat terpukul dan mengecam keras segala bentuk tindak kekerasan pada anak, terlebih lagi pelaku merupakan ibu kandung korban sendiri. Saya meminta dengan tegas kepada seluruh orang tua dan orang terdekat yang berada di sekitar anak untuk tidak menjadikan anak sebagai korban pelampiasan masalah yang terjadi dalam kehidupan ini,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Kabarjatim.com. 

Pelaku diketahui sudah bercerai dengan suaminya, dia telah mengalami kegagalan atau ketidakberfungsian keluarga sehingga menimbulkan berbagai implikasi sosial dan ekonomi dalam rumah tangga dan berujung melakukan kekerasan pada anaknya, C sebagai pelampiasan.

Korban meninggal dunia setelah dua hari berjuang dan mendapat perawatan intensif di RSUD Wamena, Papua. Pelaku mengaku bahwa korban menderita penyakit sarampa, namun hasil pemeriksaan dokter menyatakan luka korban ditimbulkan akibat penganiayaan.

Berdasarkan keterangan kerabat, pelaku yang merupakan ibu kandung korban diduga telah menganiaya korban hingga meninggal dunia.

Jika terbukti bersalah pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sesuai pasal 80 ayat (3) dengan ancaman pidana 15 tahun penjara dan atau denda sebesar 3 Milyar rupiah, dan sesuai ayat (4) ditambah 1/3 pidana keseluruhan karena pelaku merupakan orang tua korban.

"Saya meminta kepada seluruh orang tua dan orang terdekat di sekitar anak untuk berkomitmen serius melindungi anak dengan memperkuat upaya preventif melalui penguatan ketahanan keluarga, sesuai Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 06 tahun 2013 tentang Pelaksanaan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Keluarga sebagai akar utama berperan penting melindungi anak dengan memperkuat ketahanan dalam mengatasi segala persoalan yang mengancam, baik dari dalam maupun dari luar keluarga itu sendiri,” ucapnya.

Pemerintah daerah (Pemda) juga berperan penting dalam perlindungan anak sesuai UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menguatkan bahwa urusan perlindungan anak menjadi urusan wajib daerah, dimana penyediaan layanan bagi anak yang tidak mendapat pengasuhan orang tua yang baik atau disebut anak yang memerlukan perlindungan khusus wajib disediakan oleh pemda kabupaten, dan provinsi.

Menteri Yohana menambahkan sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), masyarakat harus berperan aktif dengan cara melaporkan kepada pihak berwajib tentang adanya dugaan KDRT dan  bersama sama mencegah terjadinya KDRT, " pungkasnya.

COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Name

bangkalan,5,Banyuwangi,178,Blitar,14,bojonegoro,8,Bondowoso,16,bonek,2,Bulog,1,Catatan Redaksi,9,Dimas Kanjeng,11,Economy,130,edinarcoin,10,ekonomi,14,familysiana,2,Fresh Graduate,23,gaya hidup,85,Goverment News,313,gresik,1,gubernur,1,Gus Ipul,19,Haji 2017,35,hanura,1,headline,219,HSN 2016,6,Idul Adha,1,Imlek,1,info gadget,1,jakarta,2,Jember,50,Jombang,186,kajatizen,10,Kampus,91,kediri,4,kesehatan,21,khofifah,4,Klinik Kabarjatim,20,Kodam V Brawijaya,1,KPU Jatim,1,Makro mikro,10,Malang,12,metropolitan,35,Natal,3,new terios,1,NU,57,Olahraga,22,Otomotif,36,Pacitan,1,Pamekasan,3,Parlementaria,14,Partai Demokrat,4,Pasuruan,12,PDI Perjuangan,6,Pemprov Jatim,6,pendidikan,159,peristiwa,755,Pesantren,10,Piala presiden,1,Pilbup Bondowoso,6,Pilgub Jatim,159,PLN,1,PLN Jatim,3,PMII,3,PNS,1,polda jatim,3,Polhukam,95,Politik&pemerintahan,114,polres jombang,79,Polrestabes surabaya,4,Property,3,PSHM Jombang,2,Review Film,42,Sampang,65,Science,1,sektor riil,26,sembako,1,Seputar Jatim,208,Seputar Nusantara,69,Seputar Pilkada,43,Sidoarjo,2,Slank,2,slider,2,Softnews,57,Sumenep,4,surabaya,38,techno,53,Terorisme,1,TNI,69,Tokoh,6,Tol,3,Travel Food,63,trenggalek,2,Umrah,2,wagub,2,
ltr
item
KabarJatim: Jangan Biarkan Anak Jadi Korban Kekerasan Akibat Kegagalan Keluarga
Jangan Biarkan Anak Jadi Korban Kekerasan Akibat Kegagalan Keluarga
https://2.bp.blogspot.com/-s46gsmM1HT8/WmS0e1jbxYI/AAAAAAAAHPk/p48tnt8gJzICv1ugqHOz7PxLhe5mglbCQCLcBGAs/s320/Yohana%2BYambise%2Bkabar.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-s46gsmM1HT8/WmS0e1jbxYI/AAAAAAAAHPk/p48tnt8gJzICv1ugqHOz7PxLhe5mglbCQCLcBGAs/s72-c/Yohana%2BYambise%2Bkabar.JPG
KabarJatim
http://www.kabarjatim.com/2018/01/jangan-biarkan-anak-jadi-korban.html
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/
http://www.kabarjatim.com/2018/01/jangan-biarkan-anak-jadi-korban.html
true
4920518583782559474
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Index selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum'at Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy